Ketika aku mencoba mengingat-ingat, terkadang banyak kebimbangan antara mana yang benar-benar terjadi di dunia nyata dan dunia maya dan bahkan yang sebenarnya tidak terjadi pun masuk kedalam ingatannku. Seperti apa kata film banyu biru bahwa ‘terkadang apa yang kita ingat tidak seperti apa yang terjadi sebenarnya’. Kubongkar lagi semua kenangan masa lalu untuk membuka kebenaran selayaknya yang dilakukan seorang arkeolog, namun kini aku justru membongkar masa laluku sendiri. Dan akhirnya ku tahu bahwa apa yang ku ingat dan kau ingat adalah sesuatu yang berbeda.
Banyak yang ingin kutanyakan kepadamu... tapi aku tak tega untuk melakukannya. Ku tahu kau sudah menanggung banyak beban saat ini, dan aku tak ingin menambah beban ini padamu. Ku tuliskan sebuah surat yang mungkin takkan pernah kau baca, atau tak sengaja kau baca disaat senggangmu.
Kalau benar apa yang kau katakan pada hari sebelum kau menuliskan surat untuk seorang kakakmu, berarti kau pernah menyukai seseorang yang bahkan kau belum pernah bertemu dengannya. Kalau itu yang terjadi, aku paham kau marah ketika kubilang aku tidak mempercayai dunia maya yang kuyakini aku tidak akan menaruh hati pada siapapun hanya melalui dunia maya tanpa kutahu seperti apa dia di kehidupan yang sebenarnya. Tapi pernyataan itu justru kau bantah sendiri di dalam surat yang kau tuliskan entah untuk siapa yang kau sebut sebagai kakak itu. Kerancuan itu justru meyakinkanku bahwa kau sedang mencari pembenaran atas apa yang berusaha kau hindari, dan itu adalah perasaan hatimu. Dirimu terlalu menekan diri untuk melupakan semuanya, hingga dirimu sendiri benar-benar lupa apa yang telah terjadi dan kebingungan saat rasa itu kembali menyiksamu lagi. Cuma sebuah interpretasi dari seseorang yang sudah sering mengamatimu.
Kalau benar apa yang kau katakan pada hari sebelum kau menulis surat untuk seorang kakakmu, berarti semua harapan pada pria yang pernah ceritakan itu tak nyata. Dan semua yang kau hentikan tiba-tiba itu bukan karena kesibukanmu.Orang yang pernah kau sebut sebagai kakak itu justru tak pantas sampai kau hindari sedemikian rupa, karena dia bahkan tidak memiliki pengaruh yang bisa merubah kehidupanmu. Dia hanya seorang pendiam yang ingin melihat senyummu tanpa peduli apa statusmu, kecuali kau pun mempunyai suatu perasaan padanya yang berusaha kau tolak sendiri.
Kenyataan bahwa aku mengatakan jangan mempercayai dunia maya karena pengalaman yang pernah menimpaku banyak dibohongi oleh orang yang sempat kau sebut kecewa ketika aku berusaha kembali padanya. Itu karena aku yang tidak pernah tahu kebenaran kehidupannya yang selalu berusaha ditutupi dengan kebohongan di dunia maya. Sama halnya dirimu yang ku tahu dunia maya bukan dirimu yang sebenarnya. Kau tahu aku kemudian berusaha menghindarinya dan kau pun membantuku. Beberapa saat setelah itu aku menghilang 2 minggu dan mungkin semua masalah ini berawal.
Jujur aku tidak mempercayaimu di dunia maya. Namun entah kenapa aku merasa senang melihat senyummu sejak pertama berjumpa denganmu, bukan perasaan senang yang biasa seperti ketika kita bercanda di dunia maya, dan aku berusaha menahannya karena ku tahu kau menganggapku seorang kakak. Aku memposisikan diri sebagai seorang kakak bukan mengharapkan menjadi kakak yang nyata bagimu, tapi karena aku ingin menjadi bagian dari kehidupanmu yang kan selalu bisa melihat senyummu. Namun ketika suatu saat kau berhenti memanggilku ‘kakak’, saat itulah aku menjawab pertanyaanmu ‘entah sejak kapan’. Yang ku tahu, aku tidak pernah menyatakan apapun di forum seperti yang kau sebut terang-terangan itu. Cuma kelakuan dua orang yang mencoba bercanda serta memprovokasiku dan aku hanya mengikuti arus. Jelaslah sudah ketika suatu hari kau mempertanyakan sesuatu yang tidak kunyatakan, melainkan oleh orang lain. Tampaknya ada sesuatu yang membuatmu beranggapan apa yang mereka nyatakan adalah pernyataanku... Dan kupertanyakan apa itu... mengapa begitu?
Kenyataan bahwa aku tidak mempercayai dunia maya membuatku ingin selalu bertemu dan mengenalmu dari dunia nyata. Bahkan ketika kau bilang kau sudah memiliki seseorang yang harapkan, aku tetap tak percaya dan aku pun justru memposisikan hal serupa. Tapi nyatanya setelah itu justru kau menghilang yang waktu itu kupersepsikan sebagai cemburu. Sayangnya 3 bulan bukan waktu yang cukup untukku melupakanmu, ketika kita tidak sengaja dipertemukan oleh badai puting beliung di UGM, yang mana sebelumnya kita sempat bertemu di dunia maya dan kau sempat menyatakan sesuatu yang tak ku duga sebelumnya. Sayangnya kau tiba-tiba mengganti jalur untukku bisa menghubungimu dan aku cuma bisa mendapat kabar dari teman dekatmu.
Kini kau muncul lagi dan aku bersikap biasa, tapi seolah apa yang ku katakan menjadi sangat sensitif untukmu. Aku ingin dirimu berhenti melarikan diri... Takkan selesai semua masalah yang kau tinggalkan disini. Kau cukup katakan apa yang kau inginkan ketika kutanyakan dan satu masalah selesai, tapi bahkan aku belum mengatakan apapun dan kau sudah mengatakan apa yang tak ingin kau lakukan.
Aku tidak tahu kau akan baca tulisan ini apa tidak, yang ku tahu, ku belum pernah memberitahukan blog baruQ padamu. Kalau kau baca tulisan ini, berarti kau masih perhatian pada orang yang pernah kau anggap kakakmu ini seperti saat kau membaca shotout ymku. Jangan kau anggap ini menjadi sebuah masalah, jadikan sebagai pelajaran karna lebih banyak masalah yang lebih berat di dalam hidupmu kelak...
Kenyataan bahwa prinsipku untuk tidak mempercayai dunia maya. Namun nyatanya aku mengenalmu di dunia nyata...
Hmmm... koq ngelantur, aku jadi lupa tadi topik pembicaraane yang mau kutulis pertanyaan, ini sih pernyataan :D
Minggu, 11 Januari 2009
Sabtu, 10 Januari 2009
SImbolisme Palu-Sabit
Saat ini, ketika melihat lambang palu dan sabit menyilang, orang cenderung mengidentikan dengan Partai Komunis Indonesia. Lambang yang dipakai oleh Komunis di seluruh dunia ini menjadi hal yang menakutkan di Indonesia. Pada tahun 2002, di Bandung di temukan grafity di taman umum dan menyertakan simbol palu dan sabit yang sempat menggegerkan pemerintah dan aparat setempat.
Lambang palu dan sabit yang menjadi simbol dari komunis memiliki sejarah yang tidak ada hubungannya dengan komunisme. Simbol palu mewakili para buruh dan sabit mewakiti para petani. Setelah revolusi industri di Eropa, kaum buruh dan petani semakin terpinggirkan dan tertindas. Simbol palu dan sabit yang menyilang muncul sebagai bentuk pengkomunikasian bersatunya kaum buruh dan petani dalam revolusi Bolshevik tahun 1917 di Rusia. Di tahun-tahun berikutnya, lambang palu dan sabit menjadi simbol pemberontakan, bahkan sampai sekarang.
Revolusi para pekerja yang tergolong kalangan bawah tersebut mengundang perhatian dunia. Mereka yang menyepelekan kaum pekerja tidak mengira akan kekuatan yang dimiliki oleh persatuan kaum buruh dan petani. Pihak komunis-sosialis, yang sebelumnya menggunakan bendera merah atau sering dikenal dengan tentara merah, memanfaatkan simbol pekerja tersebut sebagai lambang bendera partai komunis. Tahun 1922 penggunaan lambang palu dan sabit menyilang dengan latar belakang merah diresmikan menjadi bendera komunis di seluruh dunia.
Simbol merupakan kode untuk berkomunikasi atau pertukaran informasi dalam interaksi sosial. Dari uraian diatas, simbol muncul dalam bentuk lambang palu dan sabit, berupa artefak bendera, atribut, dan lainnya. Peran Artefak dalam Pertukaran Informasi yaitu:
-Sebagai simbol wilayah kekuasaan & sosial
-Sebagai simbol penguat kesatuan etnik
-Sebagai simbol pemeliharaan dan penguatan jaringan pencarian pasangan hidup
-Sebagai simbol penguatan hubungan antar masyarakat
-Sebagai simbol kedudukan struktural
Pada awalnya, para buruh dan petani menyampaikan eksistensi mereka dalam revolusi melalui simbol palu dan sabit. Simbol ini kemudian menjadi identitas para pekerja kasar sebagai solidaritas, pemersatu dan penguat hubungan antar masyarakat. Apabila revolusi yang dilakukan tidak memunculkan simbol, maka akan sulit untuk menunjukkan keberadaan kaum buruh dan petani di mata dunia, serta sulit untuk menggerakkan kaum pekerja yang lain. Dengan demikian simbol palu dan sabit memiliki arti penting dalam penyampaian pesan revolusi.
Besarnya pengaruh revolusi palu dan sabit mengakibatkan orang mengidentikkan lambang palu dan sabit sebagai simbol pemberontakan. Dalam perkembangannya, simbol palu dan sabit tidak hanya digunakan oleh kaum pekerja tapi juga kaum borjuis (pelajar) saat menolak kebijakan pemerintah. Simbol ini juga digunakan oleh kaum sosialis yang menjunjung tinggi kesetaraan status.
Tahun 1922, tentara merah meresmikan simbol palu dan arit yang menyilang dimasukkan ke dalam lambang bendera partai politiknya. Lambang ini memiliki makna bahwa partai komunis menjunjung tinggi para pekerja kasar. Dari sini diharapkan pendukung partai dapat dihimpun dari para buruh dan petani yang cenderung memiliki massa lebih banyak.
Simbol palu dan sabit berubah fungsi dan makna sesuai dengan perkembangan jaman. Makna yang semula dikomunikasikan melalui simbol palu dan sabit berubah interpretasinya sesuai dengan kondisi jaman dan pengalaman sejarah.
Di Indonesia, sejak peristiwa G 30 S PKI, simbol palu dan sabit menjadi tabu karena diinterpretasikan dengan komunis yang ingin menghancurkan Indonesia dari dalam. Namun setelah lengsernya pemerintahan orde baru, simbol palu dan sabit mulai bermunculan lagi dalam berbagai bentuk dan lambang. Interpretasi orang saat ini bisa beraneka macam terhadap simbol tersebut. Ada yang mengartikan sebagai penganut komunis, penganut sosialis, lambang revolusi, bentuk protes terhadap pemerintahan, dan lainnya. Semua makna tidak salah, kembali ke pengertian simbol yang memiliki banyak arti, dan hanya dipahami oleh manusia, sehingga yang bersangkutan dituntun untuk memahami objek untuk mengetahui makna yang terkandung dalam simbol tersebut.
(artikel ini belum selesai mohon komentar dan saran anda untuk menyelesaikan artikel ini)
Lambang palu dan sabit yang menjadi simbol dari komunis memiliki sejarah yang tidak ada hubungannya dengan komunisme. Simbol palu mewakili para buruh dan sabit mewakiti para petani. Setelah revolusi industri di Eropa, kaum buruh dan petani semakin terpinggirkan dan tertindas. Simbol palu dan sabit yang menyilang muncul sebagai bentuk pengkomunikasian bersatunya kaum buruh dan petani dalam revolusi Bolshevik tahun 1917 di Rusia. Di tahun-tahun berikutnya, lambang palu dan sabit menjadi simbol pemberontakan, bahkan sampai sekarang.
Revolusi para pekerja yang tergolong kalangan bawah tersebut mengundang perhatian dunia. Mereka yang menyepelekan kaum pekerja tidak mengira akan kekuatan yang dimiliki oleh persatuan kaum buruh dan petani. Pihak komunis-sosialis, yang sebelumnya menggunakan bendera merah atau sering dikenal dengan tentara merah, memanfaatkan simbol pekerja tersebut sebagai lambang bendera partai komunis. Tahun 1922 penggunaan lambang palu dan sabit menyilang dengan latar belakang merah diresmikan menjadi bendera komunis di seluruh dunia.
Simbol merupakan kode untuk berkomunikasi atau pertukaran informasi dalam interaksi sosial. Dari uraian diatas, simbol muncul dalam bentuk lambang palu dan sabit, berupa artefak bendera, atribut, dan lainnya. Peran Artefak dalam Pertukaran Informasi yaitu:
-Sebagai simbol wilayah kekuasaan & sosial
-Sebagai simbol penguat kesatuan etnik
-Sebagai simbol pemeliharaan dan penguatan jaringan pencarian pasangan hidup
-Sebagai simbol penguatan hubungan antar masyarakat
-Sebagai simbol kedudukan struktural
Pada awalnya, para buruh dan petani menyampaikan eksistensi mereka dalam revolusi melalui simbol palu dan sabit. Simbol ini kemudian menjadi identitas para pekerja kasar sebagai solidaritas, pemersatu dan penguat hubungan antar masyarakat. Apabila revolusi yang dilakukan tidak memunculkan simbol, maka akan sulit untuk menunjukkan keberadaan kaum buruh dan petani di mata dunia, serta sulit untuk menggerakkan kaum pekerja yang lain. Dengan demikian simbol palu dan sabit memiliki arti penting dalam penyampaian pesan revolusi.
Besarnya pengaruh revolusi palu dan sabit mengakibatkan orang mengidentikkan lambang palu dan sabit sebagai simbol pemberontakan. Dalam perkembangannya, simbol palu dan sabit tidak hanya digunakan oleh kaum pekerja tapi juga kaum borjuis (pelajar) saat menolak kebijakan pemerintah. Simbol ini juga digunakan oleh kaum sosialis yang menjunjung tinggi kesetaraan status.
Tahun 1922, tentara merah meresmikan simbol palu dan arit yang menyilang dimasukkan ke dalam lambang bendera partai politiknya. Lambang ini memiliki makna bahwa partai komunis menjunjung tinggi para pekerja kasar. Dari sini diharapkan pendukung partai dapat dihimpun dari para buruh dan petani yang cenderung memiliki massa lebih banyak.
Simbol palu dan sabit berubah fungsi dan makna sesuai dengan perkembangan jaman. Makna yang semula dikomunikasikan melalui simbol palu dan sabit berubah interpretasinya sesuai dengan kondisi jaman dan pengalaman sejarah.
Di Indonesia, sejak peristiwa G 30 S PKI, simbol palu dan sabit menjadi tabu karena diinterpretasikan dengan komunis yang ingin menghancurkan Indonesia dari dalam. Namun setelah lengsernya pemerintahan orde baru, simbol palu dan sabit mulai bermunculan lagi dalam berbagai bentuk dan lambang. Interpretasi orang saat ini bisa beraneka macam terhadap simbol tersebut. Ada yang mengartikan sebagai penganut komunis, penganut sosialis, lambang revolusi, bentuk protes terhadap pemerintahan, dan lainnya. Semua makna tidak salah, kembali ke pengertian simbol yang memiliki banyak arti, dan hanya dipahami oleh manusia, sehingga yang bersangkutan dituntun untuk memahami objek untuk mengetahui makna yang terkandung dalam simbol tersebut.
(artikel ini belum selesai mohon komentar dan saran anda untuk menyelesaikan artikel ini)
Jumat, 09 Januari 2009
Dapet julukan Mr Killer... Hm aku pembunuh...
Howahaha... aku belum jadi dosen uda dapet julukan killer. Entah darimana ni julukan muncul, kaget juga waktu mendengarnya. Padahal apa yang aku tanyakan karena aku tidak tahu, dan apa yang aku sarankan karna menurutku perlu. Dan ketika aku bertanya dan memberikan saran berarti aku tertarik pada kajian yang mungkin tidak semua orang menyukainya.
Aku bukan seseorang yang menginginkan sesuatu yang perfect dari orang, aku justru ingin apa yang kulakukan sendiri menjadi sesuatu yang belum pernah ada. Buka aku seorang perfeksionis yang memaksakan semua ide kedalam sebuah kajian yang sempit, aku cuma seorang idealis yang mencoba mencari tahu sebanyak-banyaknya apa yang membuatku penasaran dan menyajikannya untuk bersama.
Namun apa kata mereka ketika aku mengemukakan pendapat yang menurut mereka terlalu tinggi itu. "Kau membantai kami!". Tak tahukah mereka bahwa ilmu mereka justru jauh di atasku dan aku ingin belajar dari mereka. Aq bingung ketika pertanyaan dan saran yang diajukan justru dimentahkan dengan kekokohan egoisme idealis mereka sendiri. Padahal apa yang berusaha mereka sajikan adalah untuk publik dan mereka memaksakan publik menyukai seuatu yang sama sekali tidak mernarik perhatian publik. Kekolotan orang tua yang selalu menganggap anak muda terlalu muda untuk diterima agmunennya.
Sering aku berfikir, ketika aku berusaha mengerjakan sesuatu hal, ada saran yang diberikan padaku... Aku berterimakasih karena ada yang masih peduli padaku dan aku menjadi tahu argumen publik tentang kerjaku. Namun kenapa ketika beberapa orang melakukan suatu hal, mereka sama sekali menolak saran? Apakah mereka tak peduli pada publik lagi? ataukah mereka cuma tidak mau publik menggannggu idealisme mereka?
Dunia yang semakin individualis dan tidak cuma dari segi materialis, bahkan hingga ke akademis dan religius. Apa yang mereka lakukan untuk orang lain adalah apa yang mereka inginkan dari orang lain itu. Segi tendensius yang merusak keharmonisan persahabatan ketika tak ada lagi yang bisa diharapkan.
Aku bukan seseorang yang menginginkan sesuatu yang perfect dari orang, aku justru ingin apa yang kulakukan sendiri menjadi sesuatu yang belum pernah ada. Buka aku seorang perfeksionis yang memaksakan semua ide kedalam sebuah kajian yang sempit, aku cuma seorang idealis yang mencoba mencari tahu sebanyak-banyaknya apa yang membuatku penasaran dan menyajikannya untuk bersama.
Namun apa kata mereka ketika aku mengemukakan pendapat yang menurut mereka terlalu tinggi itu. "Kau membantai kami!". Tak tahukah mereka bahwa ilmu mereka justru jauh di atasku dan aku ingin belajar dari mereka. Aq bingung ketika pertanyaan dan saran yang diajukan justru dimentahkan dengan kekokohan egoisme idealis mereka sendiri. Padahal apa yang berusaha mereka sajikan adalah untuk publik dan mereka memaksakan publik menyukai seuatu yang sama sekali tidak mernarik perhatian publik. Kekolotan orang tua yang selalu menganggap anak muda terlalu muda untuk diterima agmunennya.
Sering aku berfikir, ketika aku berusaha mengerjakan sesuatu hal, ada saran yang diberikan padaku... Aku berterimakasih karena ada yang masih peduli padaku dan aku menjadi tahu argumen publik tentang kerjaku. Namun kenapa ketika beberapa orang melakukan suatu hal, mereka sama sekali menolak saran? Apakah mereka tak peduli pada publik lagi? ataukah mereka cuma tidak mau publik menggannggu idealisme mereka?
Dunia yang semakin individualis dan tidak cuma dari segi materialis, bahkan hingga ke akademis dan religius. Apa yang mereka lakukan untuk orang lain adalah apa yang mereka inginkan dari orang lain itu. Segi tendensius yang merusak keharmonisan persahabatan ketika tak ada lagi yang bisa diharapkan.
Lagi2 cuma lewat kode...
Kini semua semakin terbuka, walaupun kadang aku masing menyimpan beribu pertanyaan.
Hum... Andaisaja semua jelas sejak semula, ini cuma sebuah salah paham belaka. Kini semua serasa jauh, saat ku coba untuk merengkuh semua mimpi yang kutinggalkan dulu.
Saat ini aku takkan bisa berhenti dan menyerah dengan semua gertakan yang muncul tiba-tiba... Kita cuma manusia biasa yang takkan pernah tahu apa yang kan terjadi kelak, yang bisa kulakukan hanyalah berusaha, dan hasilnya kuserahkan pada yang kuasa...
hoho hari ini begitu indah, diawali dengan bunyi buzz di YMku yang kubiarkan nyala semaleman. Aku memulai menjelajahi dunia yang makin tak terbatas dari sisi pojok kamarku yang lembab. Entah ada apa di pagi itu, dalam sekejap 9 windows YM muncul dan memenuhi layar komputerku. Dan kulihat temanku yang online ada 10, itu berarti cuma 1 orang yang gak chat denganku. Wah-wah, padahal hari masih begitu pagi dan bahkan ayam pun belum keluar dari tempatnya mengeram. Aku ingat aku masih ada editing film yang musti diselesaikan, so aku musti utak utik di 2 komputer antara editing dan melayani chat temen yang beberapa diantaranya konon lama gak muncul itu. Hingga tengah hari akhirnya semua berakhir dan harus menunaikan tugas mingguan di masjid.
Kadang aku merasa dunia ini milikQ sendiri. Tuhan menciptakan semuanya untukQ... Aku bersyukur menjadi orang yang paling beruntung di dunia. Malam sebelumnya 2 orang teman dekatku kehilangan masing2 barang yang mereka anggap penting dan aku justru mendapat hikmah dari mereka... Dan ternyata siang sebelumnya aku kehilangan sesuatu yang abstrak yang mungkin lebih penting dari benda nyata dan aku baru menyadarinya pagi ini. Aku berfikir, mungkinkah orang lain juga bisa memperoleh keberuntungan seperti yang selalu ku dapatkan???
Aku berdiri di persimpangan jalan antara mengejar cinta, mengejar cita, dan mengejar mimpi. Dan aku justru berpikir untuk melalui semua jalan yang ada di persimpangan jalan itu, meski tidak dengan sekali jalan tapi pasti ada cara untuk melewati semuanya.
Seandainya saat nanti aku kembali lagi ke persimpangan ini seperti sebelumnya, aku takkan melepaskan apa yang sudah terjadi...
Hum... Andaisaja semua jelas sejak semula, ini cuma sebuah salah paham belaka. Kini semua serasa jauh, saat ku coba untuk merengkuh semua mimpi yang kutinggalkan dulu.
Saat ini aku takkan bisa berhenti dan menyerah dengan semua gertakan yang muncul tiba-tiba... Kita cuma manusia biasa yang takkan pernah tahu apa yang kan terjadi kelak, yang bisa kulakukan hanyalah berusaha, dan hasilnya kuserahkan pada yang kuasa...
hoho hari ini begitu indah, diawali dengan bunyi buzz di YMku yang kubiarkan nyala semaleman. Aku memulai menjelajahi dunia yang makin tak terbatas dari sisi pojok kamarku yang lembab. Entah ada apa di pagi itu, dalam sekejap 9 windows YM muncul dan memenuhi layar komputerku. Dan kulihat temanku yang online ada 10, itu berarti cuma 1 orang yang gak chat denganku. Wah-wah, padahal hari masih begitu pagi dan bahkan ayam pun belum keluar dari tempatnya mengeram. Aku ingat aku masih ada editing film yang musti diselesaikan, so aku musti utak utik di 2 komputer antara editing dan melayani chat temen yang beberapa diantaranya konon lama gak muncul itu. Hingga tengah hari akhirnya semua berakhir dan harus menunaikan tugas mingguan di masjid.
Kadang aku merasa dunia ini milikQ sendiri. Tuhan menciptakan semuanya untukQ... Aku bersyukur menjadi orang yang paling beruntung di dunia. Malam sebelumnya 2 orang teman dekatku kehilangan masing2 barang yang mereka anggap penting dan aku justru mendapat hikmah dari mereka... Dan ternyata siang sebelumnya aku kehilangan sesuatu yang abstrak yang mungkin lebih penting dari benda nyata dan aku baru menyadarinya pagi ini. Aku berfikir, mungkinkah orang lain juga bisa memperoleh keberuntungan seperti yang selalu ku dapatkan???
Aku berdiri di persimpangan jalan antara mengejar cinta, mengejar cita, dan mengejar mimpi. Dan aku justru berpikir untuk melalui semua jalan yang ada di persimpangan jalan itu, meski tidak dengan sekali jalan tapi pasti ada cara untuk melewati semuanya.
Seandainya saat nanti aku kembali lagi ke persimpangan ini seperti sebelumnya, aku takkan melepaskan apa yang sudah terjadi...
Kamis, 08 Januari 2009
Another job await...
Artikel tentang sebaran BMKT,
Pers rilis tentang museum anak kolong tangga,
Testimonial Aikido for muslimah self defence,
Nyari lokasi sentra industri celengan Malo-Jatim, dan Kudus,
Pengen nerusin studi kajian simbol pada lambang palu-arit,
Ujian Akhir Semester,
Dokumentasi event2 dan kinerja relawan museum kolong tangga selama museum ditutup sampe dibuka lagi,
Dan pengen bgt join katalogisasi inventaris museum...
Ho I'm so workaholic nowaday... Oh shit,i almost forgot 'bout my final paper called skripsi... Haha, and i found a new interesting hobby, it's hacker...
Pers rilis tentang museum anak kolong tangga,
Testimonial Aikido for muslimah self defence,
Nyari lokasi sentra industri celengan Malo-Jatim, dan Kudus,
Pengen nerusin studi kajian simbol pada lambang palu-arit,
Ujian Akhir Semester,
Dokumentasi event2 dan kinerja relawan museum kolong tangga selama museum ditutup sampe dibuka lagi,
Dan pengen bgt join katalogisasi inventaris museum...
Ho I'm so workaholic nowaday... Oh shit,i almost forgot 'bout my final paper called skripsi... Haha, and i found a new interesting hobby, it's hacker...
Rabu, 31 Desember 2008
jadwal sementara
27 Desember
-syuting di seputaran UGM (fullday)
28 Desember
- nglanjuting syuting fullday di audit peternakan
- koor editing
29 Desember
- balikin kamera
- order komputer (dah jauh2 gak jadi ternyata tanggal merah)
- nyiapin acara tahun baru
30 Desember
- rapat koor syuting Januari
- konfirmasi skripsi
- deadline editing syuting HIAS
- Ambil laptop
31 Desember
- Laporan Jadwal Museum Kolong Tangga
- Order masuk editing mas Kun
- Deadline Arkeologi simbol
- Jadi pembahas Seminar Ageng
- Tahun Baru.................
1 Januari
- Circle K ke pantai Depok
- Perbanyak hasil syuting HIAS
- Editing order Himmapas 1
2 Januari
- Deadline perbanyak hasil syuting HIAS
- Selesai order Himmapas 1
- Editing order mas Kun
3 Januari
- Deadline editing order mas Kun
- Perbanyak hasil order Himmapas 1 & mas Kun
4 Januari
- Capture + editing syuting himmapas 2
- Skripsi
- Belajar
5 Januari
- Arkeologi Pasifik
- Skripsi
- Belajar
6 Januari
- Skripsi insyaAllah masukin bimbingan
- Belajar
7. Januari
- Arkeologi Simbol
- Skripsi
- Belajar
8. Januari
- Arkeologi Ekonomi
- Skripsi
- Belajar
9. Januari
- editing final syuting himmapas 2
- Skripsi
- Belajar
10. Januari
- perbanyak hasil editing syuting himmapas 2
- Skripsi
- Belajar
11. Januari
- Deadline order Himmapas 1 & 2
- Skripsi
- Belajar
12. Januari
- Perkembangan Agama Hindu Budha di Indonesia
- Skripsi
- Belajar
13. Januari
- Teknologi Batu
- Deadline skripsi
- Belajar
14. Januari
- Islam dan Kebudayaan
- Starting reorganize Museum Kolong Tangga
15. Januari - 30. Januari
- Fullday di museum kolong tangga
- Refisi Skripsi
31. Januari
- Syuting terakhir sebelum semua urusan selesai (amin...)
1. Februari
- Fullday di museum kolong tangga
- Refisi Skripsi
2. Februari
- opening 1 tahun Museum
10. Februari saemoga semuanya sudah selesai....
SMANGAT......!!!!!!!
-syuting di seputaran UGM (fullday)
28 Desember
- nglanjuting syuting fullday di audit peternakan
- koor editing
29 Desember
- balikin kamera
- order komputer (dah jauh2 gak jadi ternyata tanggal merah)
- nyiapin acara tahun baru
30 Desember
- rapat koor syuting Januari
- konfirmasi skripsi
- deadline editing syuting HIAS
- Ambil laptop
31 Desember
- Laporan Jadwal Museum Kolong Tangga
- Order masuk editing mas Kun
- Deadline Arkeologi simbol
- Jadi pembahas Seminar Ageng
- Tahun Baru.................
1 Januari
- Circle K ke pantai Depok
- Perbanyak hasil syuting HIAS
- Editing order Himmapas 1
2 Januari
- Deadline perbanyak hasil syuting HIAS
- Selesai order Himmapas 1
- Editing order mas Kun
3 Januari
- Deadline editing order mas Kun
- Perbanyak hasil order Himmapas 1 & mas Kun
4 Januari
- Capture + editing syuting himmapas 2
- Skripsi
- Belajar
5 Januari
- Arkeologi Pasifik
- Skripsi
- Belajar
6 Januari
- Skripsi insyaAllah masukin bimbingan
- Belajar
7. Januari
- Arkeologi Simbol
- Skripsi
- Belajar
8. Januari
- Arkeologi Ekonomi
- Skripsi
- Belajar
9. Januari
- editing final syuting himmapas 2
- Skripsi
- Belajar
10. Januari
- perbanyak hasil editing syuting himmapas 2
- Skripsi
- Belajar
11. Januari
- Deadline order Himmapas 1 & 2
- Skripsi
- Belajar
12. Januari
- Perkembangan Agama Hindu Budha di Indonesia
- Skripsi
- Belajar
13. Januari
- Teknologi Batu
- Deadline skripsi
- Belajar
14. Januari
- Islam dan Kebudayaan
- Starting reorganize Museum Kolong Tangga
15. Januari - 30. Januari
- Fullday di museum kolong tangga
- Refisi Skripsi
31. Januari
- Syuting terakhir sebelum semua urusan selesai (amin...)
1. Februari
- Fullday di museum kolong tangga
- Refisi Skripsi
2. Februari
- opening 1 tahun Museum
10. Februari saemoga semuanya sudah selesai....
SMANGAT......!!!!!!!
Sabtu, 27 Desember 2008
"Mif, cewekmu syapa"
Akh lagi2 pertanyaan ini... Sampai bosen aku bilang lagi jomblo. Pas tiba2 ada seorang cwe yang curhat lagi patah hati. Awalnya sih aku nanggapin aja, kupikir dia butuh teman untuk cerita. Dan sepolos polosnya aku, terbawa arus yang dibawa olehnya kedalam lautan yang tenang namun dalam. "Kalo gitu kamu ma aku aja..."
Jujur kau bukan orang pertama yang mengatakannya, dan kau juga bukan orang pertama yang cuma kulempar senyum dan beranjak pergi.
Tak bisakah kita manusia pria dan wanita itu berteman saja seperti biasa. Selalu saja ada konflik diantara jender yang bertolak belakang itu. Entah konflik pemersatu yang membuat adanya perasaan ingin menguasai pihak lain yang berakibat pada apa yang disebut pacaran.
Hm... Aku juga pengen punya pacar, tapi bukan kayak gitu. Meski disebut cinta itu memakai perasaan, tapi aku cenderung mengaitkannya dengan logika. Cwe yang tak pernah bisa hidup sendiri tanpa pacar seperti kebanyakan mereka yang merasa nestapa berlebihan itu, bukanlah cwe yang baik untuk dijadikan pacar. Itu idealisku yang memaksa ku untuk tidak tenggelam dalam perasaan yang terlalu dangkal. Aku yakin cinta itu bisa diciptakan dan bisa dihilangkan, meski dalam prosesnya tidaklah mudah untuk melakukannya.
Pernah aku dijuluki playboy, dan itu bukan karena aku mencoba untuk mencari cinta di sana sini, melainkan karena logika-logika yang ku haturkan terkadang membuat orang berfikir aku ini bijaksana. Dan ujungnya, setiap kebijaksanaan yang mereka pikir perhatian itu justru membuatku muak. Aku cuma ingin membantu, dan siapa sangka kalau bantuanku selalu disalah artikan wanita-wanita haus cinta itu...
Jujur kau bukan orang pertama yang mengatakannya, dan kau juga bukan orang pertama yang cuma kulempar senyum dan beranjak pergi.
Tak bisakah kita manusia pria dan wanita itu berteman saja seperti biasa. Selalu saja ada konflik diantara jender yang bertolak belakang itu. Entah konflik pemersatu yang membuat adanya perasaan ingin menguasai pihak lain yang berakibat pada apa yang disebut pacaran.
Hm... Aku juga pengen punya pacar, tapi bukan kayak gitu. Meski disebut cinta itu memakai perasaan, tapi aku cenderung mengaitkannya dengan logika. Cwe yang tak pernah bisa hidup sendiri tanpa pacar seperti kebanyakan mereka yang merasa nestapa berlebihan itu, bukanlah cwe yang baik untuk dijadikan pacar. Itu idealisku yang memaksa ku untuk tidak tenggelam dalam perasaan yang terlalu dangkal. Aku yakin cinta itu bisa diciptakan dan bisa dihilangkan, meski dalam prosesnya tidaklah mudah untuk melakukannya.
Pernah aku dijuluki playboy, dan itu bukan karena aku mencoba untuk mencari cinta di sana sini, melainkan karena logika-logika yang ku haturkan terkadang membuat orang berfikir aku ini bijaksana. Dan ujungnya, setiap kebijaksanaan yang mereka pikir perhatian itu justru membuatku muak. Aku cuma ingin membantu, dan siapa sangka kalau bantuanku selalu disalah artikan wanita-wanita haus cinta itu...
Langganan:
Postingan (Atom)
